Pengurus Srikandi Demokrat merayakan peringatan Hari Ibu. Foto: Demokrat
Partai Demokrat berkomitmen, perempuan harus punya peran yang sama pentingnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Jika para Ibu-ibu sudah terlindungi hak-haknya, para ibu bisa semakin fokus berperan pada tanggung jawab yang lebih fundamental; mulai dari memperhatikan pendidikan anak, kesehatan sang anak sampai bagaimana anak bisa memiliki tumbuh kembang yang baik. Bukan hal yang mudah, apalagi menjadi seorang ibu tidak ada bukunya, ya ibu- ibu. Kita semua belajar dari pengalaman sendiri, atau belajar dari ibu kita sendiri,” pungkas Annisa.
Dikatakan Annisa Pohan, peringatan hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember nanti merujuk pada momentum tahun 1908 dimana mulai muncul perkumpulan perempuan di berbagai daerah, seperti Aisiyah, Wanita Katolik, Putri Merdeka, dan lain-lain. Pada 22-25 Desember 1928, jelasnya, lahir Kongres Perempuan Indonesia untuk pertama kali di Yogyakarta.
"Karena itu, Hari Ibu dirayakan setiap tanggal 22 Desember untuk menghargai peran dan jasa perempuan sebagai seorang ibu, istri, maupun warga negara,” ungkap Annisa.
Tujuan Hari Ibu, menurut Annisa, adalah untuk mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan.
“Maka untuk melanjutkan perjuangan kaum perempuan dan para Ibu-ibu yang mulia, sesuai dengan tema kita, para Ibu-ibu harus sehat, agar keluarga bahagia, generasi muda berjaya, dan Indonesia menjadi lebih maju,” sambungnya.
Penanggung jawab kegiatan Saskia Khairunisa Simamora saat sambutan menyampaikan bahwa semua pihak
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0