Pertamina meluncurkan sistem digital berbasis teknologi geospasial. Foto: ist
Presiden Direktur Esri Indonesia, Leslie Wong, mengatakan solusi geospasial yang diterapkan Pertamina menunjukkan kemampuan adaptasi teknologi ArcGIS terhadap kebutuhan industri migas. "Geospasial kini bukan lagi sekadar visualisasi peta, tapi sudah menjadi fondasi pengambilan keputusan strategis berbasis lokasi," kata dia.
Pertamina menargetkan sistem ini terintegrasi sepenuhnya pada Agustus 2025 di seluruh subholding. Langkah ini disebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung target net zero emission 2060, serta penerapan prinsip keberlanjutan dan ESG (Environmental, Social & Governance) di seluruh lini bisnis.
Sebagai BUMN energi nasional, Pertamina menegaskan bahwa transformasi digital ini bukan hanya soal efisiensi internal, tetapi juga strategi jangka panjang menjaga keberlangsungan energi Indonesia.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0