Prof. Masyhuri saat Sarasehan Purna Tugas yang diadakan di Auditorium Harjono Danoesastro, Fakultas Pertanian UGM
Prof. Masyhuri juga berbagi cerita unik tentang keputusannya memilih Fakultas Pertanian UGM. Meskipun diterima di Teknik Geodesi dan Teknik Sipil, keterbatasan ekonomi membuatnya memilih pertanian, yang kemudian menjadi jalan hidup yang mengarah pada kesuksesannya.
Kegiatan sarasehan purna tugas ini dihadiri oleh kolega, mahasiswa, dan alumni dari berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar Pulau Jawa, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya. Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D., menyampaikan apresiasi mendalam terhadap Prof. Masyhuri yang telah membentuk banyak ahli ekonomi pertanian di Indonesia. “Beliau adalah teladan bagi kami semua. Konsistensi dan dedikasinya luar biasa,” ungkap Jaka Widada.
Di mata mahasiswa dan koleganya, Prof. Masyhuri dikenal sebagai sosok yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki semangat tinggi dalam berbagi ilmu. Gaya mengajarnya yang khas, dengan membawa buku tebal dan menyampaikan materi penuh antusiasme, selalu memicu diskusi kritis di kelas.
“Awalnya, beliau terlihat galak dan pendiam, tapi ternyata sangat ramah dan humoris,” kenang salah satu mantan mahasiswa.
Prof. Masyhuri juga dikenal karena ketekunannya dalam menempuh pendidikan. Ia menuntaskan studi doktoralnya di University of the Philippines at Los Baños tanpa melalui program magister, sebuah pencapaian langka. Beliau bahkan berhasil meraih berbagai penghargaan akademik bergengsi, termasuk dari Amerika Serikat.
Dengan segudang prestasi tersebut, Prof. Masyhuri tetap mengutamakan dunia akademik hingga menunda urusan pribadi. “Saking tekunnya, beliau sampai lupa menikah. Baru setelah hampir menyelesaikan S-3, beliau diminta pulang untuk dijodohkan,” tuturnya disambut tawa hadirin.
Acara sarasehan ini diakhiri dengan doa dan harapan agar Prof.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0