Program Desa Energi Berdiri Pertamina Sabet Penghargaan Internasional

Ida Farida
Jun 18, 2025

Program DEB Pertamina raih penghargaan internasional. Foto: dok. Pertamina

berupaya mendorong kemandirian energi masyarakat dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan sesuai potensi lokal.

 

DEB bukan sekadar program elektrifikasi. Ini adalah katalisator transformasi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Teknologi tepat guna kami implementasikan sesuai karakter masing-masing desa,” kata Fadjar.

 

Sejak digulirkan pada 2019 dengan 15 desa binaan, saat ini Pertamina telah membangun 172 Desa Energi Berdikari di berbagai wilayah Indonesia. Energi dari tenaga surya, gas metana, biogas, mikrohidro, biodiesel, hingga energi hybrid dimanfaatkan untuk mendukung produktivitas warga.

 

Program ini tercatat telah memberikan manfaat bagi 46.579 orang, menurunkan emisi karbon sebesar 729.808 ton CO₂ ekuivalen per tahun, dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat hingga Rp 3,7 miliar per tahun.

 

Warriyanto, pegiat DEB di Kampoeng Kepiting, Desa Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah, menceritakan dampak positif program ini bagi desanya. Sebelumnya, warga kesulitan mengembangkan usaha karena keterbatasan fasilitas penyimpanan hasil laut.

 

“Berkat panel surya, kami bisa punya penyimpanan pendingin dan sistem aerator. Ada juga sentra kuliner berbasis energi surya. Sekarang omzet Kampung Kepiting bisa mencapai Rp 80 juta sebulan,” ungkap Warriyanto.

 

Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mendukung target net zero emission 2060 melalui program transisi energi yang berkelanjutan dan selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) serta prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis.***


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0