Direktur Utama Sarana Jaya, Andira Reoputra. Foto: Sarana Jaya
KOSADATA - Perumda Pembangunan Sarana Jaya siap mendukung program penyediaan 3 juta rumah pemerintahan Presiden Prabowo. Bahkan, pihaknya mengklaim memiliki 40 hektar bank tanah (land bank) yang bisa dioptimalkan untuk program hunian di Jakarta.
"Saat ini Sarana Jaya memiliki total aset sekitar 80 hektare dan cadangan lahan (land-bank) sekitar 45 hektare yang tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Kami siap memberikan dukungan kepada pemerintah baru di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran yang mencanangkan program 3 juta rumah,” ujar Direktur Utama Sarana Jaya, Andira Reoputra, kemarin.
Menurutnya, Sarana Jaya telah membangun hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) berupa apartemen terjangkau di Cilangkap dan Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Penyediaan hunian untuk MBR ini adalah salah satu upaya Sarana Jaya untuk mengatasi backlog perumahan.
"Kami telah membangun hunian berupa rumah vertikal untuk ikut mengatasi backlog perumahan, di antaranya apartemen di Cilangkap dan Pondok Kelapa. Sarana Jaya atas arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus bertugas untuk menyediakan perumahan dan hunian bagi masyarakat," katanya.
Seperti diketahui, pemerintahan Presiden Prabowo memiliki program ambisius untuk mengatasi masalah persediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan membangun 3 juta rumah. Bahkan Presiden memisahkan Kementerian Pekerjaan Umum dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Di era Presiden Jokowi, keduanya berada di satu kementerian.
Perumda Pembangunan Sarana Jaya merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0