Foto: Ist
KOSADATA - Pimpinan Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sylviana Murni menegaskan, perwakilan masyarakat Betawi harus diupayakan menjadi Gubernur atau Wakil Gubernur Jakarta pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 dan seterusnya.
Hal itu disampaikan Sylviana Murni dalam rapat Panitia Kerja (Panja) membahas Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) di ruang rapat Badan Legislasi DPR, Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta.
"Pasangan calon yang ditunjuk oleh partai ada baiknya memiliki unsur Betawi. Masyarakat Betawi harus diberi kesempatan untuk menjadi Kepala Daerah," ujar Sylviana Murni, Jumat (15/3/2024).
Lebih lanjut Sylviana Murni menyontohkan mekanisme keterwakilan putra daerah pada pemerintahan daerah seperti halnya di Papua terdapat OAP atau Orang Asli Papua. Bahkan, kata Sylviana Murni, sekira 14 anggota DPR wajib orang Papua.
"Ada satu solusi bagaimana kalau kita tetap mengkolaborasikan demokratis tapi di satu sisi kita perjuangkan masyarakat Betawi yang punya Jakarta. Caranya bagaimana? Ya saya melihat Papua ada OAP (orang asli Papua). Bahkan ada mudah-mudahan saya nggak salah, ada 14 anggota DPR wajib OAP," katanya.
Seperti diketahui, pada Pasal 10 ayat 2 usulan RUU DKJ disebutkan bahwa Gubernur/Wakil Gubernur ditunjuk, diangkat atau diberhentikan Presiden setelah memperhatikan usul atau pendapat dari DPRD. Sylviana Murni menegaskan, pihaknya tetap menolak usulan pada pasal tersebut lantaran akan mengebiri hak demokrasi warga Jakarta.
"Nah
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0