Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo. Foto: ist
KOSADATA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo, mengingatkan pentingnya peran institusi penegak hukum dalam mendukung agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, tanpa penegakan hukum yang adil, konsisten, dan bebas dari praktik tebang pilih, upaya pemerintah menghadapi tantangan multidimensi bisa berujung sia-sia.
“Indonesia sedang menghadapi ujian kompleks, mulai dari korupsi yang belum tuntas, pengangguran tinggi, hingga daya beli masyarakat yang melemah. Presiden sudah berupaya merespons, tapi kalau penegak hukum tak kredibel, semua bisa mentok di tengah jalan,” ujar Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 27 Mei 2025.
Ketua MPR ke-15 itu mengkritisi masih maraknya praktik diskriminatif dalam penanganan kasus hukum. Ia menyebut, publik kerap dibuat heran melihat kasus-kasus besar seperti skandal pengadaan infrastruktur atau perkara perpajakan bernilai triliunan yang berjalan lambat, sementara kasus kecil justru diproses kilat.
“Ini yang merusak kepercayaan masyarakat. Hukum jangan cuma tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas,” katanya.
Tak hanya soal korupsi, Bamsoet juga menyoroti maraknya aksi premanisme yang dinilainya bisa mengganggu iklim investasi dan pemulihan ekonomi. Menurutnya, penegak hukum perlu bersikap tegas terhadap pelaku, sekaligus mencari akar persoalan seperti ketimpangan ekonomi yang memicu kekerasan jalanan.
“Premanisme itu musuh investasi. Negara harus hadir, jangan sampai pelaku ekonomi ketakutan,” tegasnya.
Ketua Komisi III DPR RI periode 2014-2016 ini menambahkan, lemahnya respons
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0