Praktisi Kesehatan Masyarakat, Ngabila Salama. Foto: Screenshoot twitter @ngabilasalama
KOSADATA - Praktisi Kesehatan Masyarakat, Ngabila Salama membeberkan adanya temuan Varian COVID-19 Pirola BA.2.86 di 12 negara. Meski Indonesia sudah ditetapkan endemi, pihaknya meminta masyarakat tetap waspada akan adanya varian baru COVID-19 ini.
"Heboh terdeteksi Varian COVID-19 Pirola BA.2.86? Masih merupakan subvarian Omicron, sudah ditemukan di 12 negara dunia: Amerika Serikat, Israel, Kanada, Denmark, Inggris, Afrika Selatan, Swedia, Norwegia, Swiss, Thailand, Prancis, Portugal," ujar Ngabila dalam pesan singkatnya, Kamis (7/9/2023).
Dia memastikan, COVID-19 Pirola yang merupakan subvarian Omicron itu belum ditemukan sampai saat ini di Indonesia dan di Jakarta. Namun, tegasnya, jika ada kasus positif akan dilanjutkan pemeriksaan genome sequencing untuk melihat tipe variannya apa.
"Gejala varian pirola sama seperti COVID-19 lainnya dan relatif ringan: batuk, sakit tenggorokan, flu, bersin, demam," katanya.
Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat tidak panik namun tetap waspada. Terlebih, ucapnya, COVID-19 di Indonesia telah ditetapkan sebagai endemi sehingga lebih banyak tanggung jawab pencegahan dari masyarakat.
"Namun demikian, pemerintah msh memberikan banyak program gratis. Yakni, vaksinasi COVID-19 usia 18 th ke atas akses di seluruh puskesmas kecamatan indonesia. Merk yg tersedia INAVAC (vaksin buatan dalam negeri) dan ini bs menyuntikkan dosis 1,2,3,4 tidak melihat merk vaksin apa pun sebelumnya bs lgsg disuntik dgn INAVAC," ungkapnya.
Selain itu, dia menegaskan tes PCR dan antigen juga masih gratis untuk yabg bergejala atau kontak erat di
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0