“Persiapan evakuasi terus dimatangkan sambil menunggu saat yang tepat untuk bisa melakukan evakuasi dengan tetap mempertimbangkan keselamatan WNI,†kata Retno, Jumat (21/4).
Diketahui, Sabtu (22/4) pertempuran masih berkecamuk di Khartoum, Sudan, meski tentara mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari untuk merayakan Idul Fitri. Kegagalan gencatan senjata itu merupakan pukulan bagi upaya internasional untuk mengakhiri hampir satu pekan perang saudara antara militer dan kelompok paramiliter Sudan yang dimulai Sabtu (15/4).
Militer Sudan mengatakan Jumat malam (21/4), pihaknya menyetujui gencatan senjata tiga hari agar rakyat bisa tenang merayakan Idul Fitri. Lawannya, Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF), mengatakan pada hari sebelumnya telah menyetujui gencatan senjata 72 jam, untuk menandai Idul Fitri.
"Angkatan bersenjata berharap para pemberontak akan mematuhi semua persyaratan gencatan senjata dan menghentikan setiap gerakan militer yang akan menghalanginya," kata pernyataan militer.
Pengumuman tentara itu menyusul bentrokan lainnya di Khartoum dan pengerahan pertama tentara dengan berjalan kaki di ibu kota sejak pertempuran Sabtu lalu. Tentara dan pasukan RSF saling menembak di pelosok kota, termasuk selama adzan subuh di hari Idul Fitri.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0