Sejumlan anak yatim diajak rekreasi ke Ancol. Foto: dok. PLN UID Jakarta Raya
“Momen Muharram ini menjadi pengingat bahwa berbagi adalah salah satu cara paling indah untuk menyalakan cahaya kebaikan,” ujar General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, yang ikut hadir di lokasi.
Ia berharap semangat kepedulian ini bisa terus menyala dalam diri seluruh insan PLN.
Wajah-wajah mungil itu pulang dengan tangan penuh bingkisan dan kepala penuh cerita. Namun yang lebih penting dari itu semua, mereka pulang dengan hati yang hangat—dan mimpi yang kembali menyala.
“Bagi mereka, mungkin ini adalah pengalaman pertama datang ke tempat seperti ini. Melihat tawa mereka adalah bukti bahwa zakat yang kita salurkan benar-benar membawa kebahagiaan,” tambah Imam, sembari memandangi rombongan yang sibuk menceritakan kembali atraksi ikan paus plastik yang seolah hidup di layar 5D.
Mungkin tidak ada yang lebih tulus dari tawa anak-anak yang tak menyangka akan diberi hari yang indah. Dan mungkin, dari sinilah cahaya kebaikan itu memang pantas dimulai.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0