The 1st Indonesia Quality Tourism Conference Siap Digelar di Bali

Dian Riski
Aug 29, 2024

Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Dessy Ruhati, dalam Konferensi Pers Pelaksanaan “#1st International Quality Tourism Conference” secara online, Rabu (28/8/2024). Foto dok Kemenparekraf

untuk mendorong peningkatan peringkat TTDI Indonesia melalui pembangunan quality tourism.

"Kami berharap upaya yang dilakukan ini mampu memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di masa mendatang, dan semoga kegiatan Indonesia%20Quality%20Tourism%20Conference">Indonesia Quality Tourism Conference berjalan lancar,” kata Desi. 

Deputi Bidang Koordinasi pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Odo Manuhutu, menyampaikan bahwa The 1st Indonesia%20Quality%20Tourism%20Conference">Indonesia Quality Tourism Conference begitu penting seiring akan dilaksanakan kick-off mengenalkan quality tourism indeks kepada pemerintah daerah, hingga industri pendukung. 

Pemerintah memiliki indeks quality tourism yang telah disusun bersama Kemenparekraf, Bank Indonesia, Bappenas, di bawah nama sekretariat bersama dalam menciptakan pengembangan sektor pariwisata

“Indeks ini secara lebih luas mengukur performa pengembangan pariwisata dari sisi supply yakni daya saing dasar mengelola destinasi keberlanjutan. Dan dari sisi demand yaitu destinasi yang memiliki keunikan seperti Bali, Labuan Bajo, Borobudur, Danau Toba, Likupang dan Mandalika,” kata Odo. 

Odo menjelaskan indeks quality tourism ini yang pertama mengintegrasikan destinasi dan preferensi dari wisatawan. 

“Bersama Kemenparekraf, kita akan mengembangkan penerapan quality tourism indeks ke-5 DSP, dan harapan menjadi standar bersama di antara negara tetangga dan Indonesia,” kata Odo. 

Kepala Grup Perumusan Kebijakan, Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Juli Budi Winantya, menyampaikan Bank Indonesia mendukung Indonesia%20Quality%20Tourism%20Conference">Indonesia Quality Tourism Conference, karena dengan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan yang semakin berkembang akan memperkuat struktur ekonomi. 

“Jadi tidak hanya bergantung pada satu dua sektor tapi juga lebih berimbang, dan ini juga apabila peran wisman besar tentunya akan mendatangkan devisa yang


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0