Foto: Lambas Richard Pasaribu, EVP Pengembangan Listrik Desa PT. PLN. Foto dok FMB9.
“Secara mikro, kita melihat adanya perubahan gaya hidup dengan adopsi electric lifestyle di berbagai desa,” tambahnya.
Selain fokus pada desa-desa yang mudah dijangkau, PLN juga memprioritaskan daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T), terutama di wilayah-wilayah seperti Papua, Nias, dan Natuna.
Menurut Lambas, PLN bahkan telah berhasil melistriki beberapa desa di Papua yang sebelumnya belum pernah dialiri listrik.
“Di Papua, misalnya, kami telah melistriki desa-desa seperti Desa Newa di Jayapura dan desa-desa di Kabupaten Jayawijaya. Kehadiran listrik di desa-desa tersebut membuat masyarakat bisa melakukan aktivitas di malam hari, seperti belajar dan bermain, yang sebelumnya tidak bisa mereka lakukan,” ujar Lambas.
Program listrik desa ini tidak hanya berdampak pada penerangan, tetapi juga membawa perubahan pada ekonomi lokal dan kehidupan sosial masyarakat desa.
Dengan adanya listrik, desa-desa di Nias kini sudah bisa menikmati manfaat listrik untuk berbagai keperluan, termasuk pengembangan usaha dan peningkatan pendidikan anak-anak di sana.
PLN juga bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melistriki desa-desa yang sangat terpencil dan terisolir di Papua dengan menggunakan teknologi geospasial.
Teknologi ini membantu PLN memetakan wilayah yang harus segera dialiri listrik.
“Kami menggunakan data geospasial untuk memprioritaskan desa-desa mana yang harus segera dilistriki, sehingga program listrik desa ini lebih terarah dan tepat sasaran,” jelas Lambas.
Meski demikian, Lambas mengakui bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi, terutama di wilayah Papua yang memiliki kondisi geografis sulit dan rawan keamanan.
Saat ini, masih ada 89 desa yang
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0