Pengurus Masjid Jogokariyan Yogyakarta berbagi tips meningkatkan ekonomi umat ke Jamaah Baiturahim Angkasa. Foto: DKM Baiturahim Angkasa
Haidar menambahkan bahwa pengurus masjid itu harus punya semangat seperti mengurus perusahaan. "Kalau mengurus masjid cuma sekadar mengisi waktu, hasilnya tak maksimal," ujar Haidar sambil menambahkan pengurus Masjid Jogokariyan ada yang digaji maupun tidak diwajibkan, tapi semua punya semangat tinggi memakmurkan masjid sesuai ajaran Rasulullah. Para UMKM binaan diberi kesempatan untuk berdagang dengan tertib. Dagangan relatif laris karena harga standar dan tiap hari jumlah jamaah yang datang mencapai ribuan orang.
Setiap bulan puasa, Pasar Sore menjadi salah satu ikon Masjid Jogokariyan. "Tiap sore terdapat ratusan pedagang binaan yang menjual berbagai produk, termasuk takjil. Adapun pengurus masjid tiap hari juga menyediakan takjil gratis sebanyak 3 ribu bungkus," jelas Haidar. Keberadaan Masjid Jogokariyan yang berada di tengah kampung Jogokariyan kini juga menjadi destinasi wisata religi dan mampu menghidupkan ekonomi kerakyatan bagi warga sekitarnya.
Ketua DKM Baiturahim Iim Rusyamsi menyampaikan terima kasih kepada pengurus Masjid Jogokariyan yang bersedia hadir untuk berbagi ilmu mengelola tempat ibadah untuk kepentingan dunia akhirat. "Insya Allah ilmu yang diberikan Ustadz Haidar bermanfaat bagi pengurus maupun jamaah Masjid Baiturahim," kata Iim yang kemudian bersama pengurus Masjid Jogokariyan melanjutkan pembinaan
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0