Menko AHY serahkan bantuan ke nelayan. Foto: ist
Plaza ini bukan sekadar tempat, melainkan simbol keberanian, dedikasi, dan loyalitas. Sebuah pengingat bahwa di balik riuhnya gelombang dan sunyinya kedalaman laut, ada prajurit-prajurit yang menjaga kedaulatan bangsa dalam senyap.
AHY juga menyampaikan apresiasi kepada Dankopaska I sekaligus Ketua Panitia Reuni, Kolonel Laut (T) Evi Bayu, atas penyelenggaraan yang tertib dan penuh kekeluargaan.
“Perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid adalah bukti profesionalisme. Persahabatan ini harus terus kita jaga,” katanya.
Di tengah pidatonya, AHY mengangkat isu yang lebih besar. Dunia, katanya, sedang bergejolak. Perang, geopolitik, dan persaingan ekonomi memunculkan ketidakpastian.
“Kita harus siap. Adaptif. Responsif. Supaya kita tidak hanya bertahan, tapi juga menang di abad ke-21 ini," ucapnya.
Acara ini turut dihadiri para petinggi TNI dan keluarga besar alumni AKABRI 2000 dari keempat matra—darat, laut, udara, dan kepolisian. Hadir pula tokoh-tokoh penting seperti Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Fauzi dan Komandan Lantamal III Laksamana Pertama TNI Uki Prasetya.
Di tengah riuhnya prosesi dan tepuk tangan, yang paling berkesan justru adalah senyum-senyum kecil para nelayan yang pulang membawa harapan baru. Dari laut mereka hidup, dan hari itu, dari laut pula mereka kembali merasakan hangatnya pelukan negara.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0