Banjir bandang menerjang Kabupaten Morowali Utara. Foto: Humas BNPB
KOSADATA – banjir bandang yang disertai dengan material batang pohon melanda Kabupaten Morowali Utara pada Jumat (3/1) sekitar pukul 17.45 WITA. Bencana terjadi di kawasan Kecamatan Soyo Jaya, tepatnya di Desa Tamainusi, dan menghanyutkan bangunan atau basecamp milik salah satu perusahaan swasta yang berlokasi di tepi sungai.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa bencana ini mengakibatkan satu korban jiwa.
"Samsul Alam, warga Desa Lemba Sumara, dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Selain itu, dua orang lainnya mengalami luka ringan, yaitu Hasna, seorang stoker, dan Satria, operator alat berat dari perusahaan yang sama," ujar Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (5/1/2025).
Menurutnya, pihak berwenang masih dalam proses pendataan terkait kerugian materil yang dialami oleh perusahaan yang terdampak banjir bandang ini. Tim Gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Morowali Utara, TNI, dan Polri telah menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan memeriksa kondisi di lapangan.
"BPBD Kabupaten Morowali Utara sudah melakukan kaji cepat dan assessment terhadap dampak bencana ini. Koordinasi dengan aparat setempat, TRC BPBD, serta Kapolsek setempat dilakukan untuk mempercepat penanganan darurat," katanya.
Sejauh ini, lanjut Abdul Muhari, air banjir telah surut dan proses pembersihan tengah berlangsung. Korban luka ringan sedang mendapatkan perawatan di Puskesmas terdekat, sementara jalan Kolonodale-Soyojaya yang sebelumnya terhambat kini sudah dapat dilewati kembali.
BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0