Puadi mengatakan, untuk menghindari pelanggaran pihaknya mendorong agar peserta pemilu tidak mengajak penyelenggara diskusi hanya berdua saja di ruang publik. Pasalnya, sambung dia, penyelanggara pemilu terikat dengan kode etik dan jika ingin berdiskusi cukup datangi kantor Bawaslu setempat.
"Kalau bisa teman-teman (parpol) jangan mengajak teman penyelenggara berdua-duan di warung kopi, niatnya memang baik, hanya kadang belum tentu baik buat penyelenggara, bisa saja ada yang iseng, motret kemudian dilaporkan ke DKPP," pungkasnya.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0