Graciella Eleonora Joyvita (tiga dari kanan) dalam kegiatan turun lapangan pada kerja praktik bersama masyarakat. Foto: dokumentasi ITS
Hasilnya? Deretan trofi internasional. Tahun lalu, timnya menjuarai ajang Shell Eco-marathon Asia-Pacific & Middle East 2023 dan 2024 di Sirkuit Mandalika, Lombok. Bahkan, mereka menyabet posisi tiga besar di Driver’s World Championship 2023 di India. “Semua ini bukan cuma soal lomba, tapi tentang belajar bekerja dalam tim, mengelola proyek, dan menyentuh langsung dunia manufaktur,” ucap Samuel.
Tak hanya menyelesaikan studi dengan prestasi tinggi, baik Grace maupun Samuel mewujudkan nilai yang lebih luas dari sekadar lulus: kontribusi. Dari intervensi kebijakan harga pangan hingga pengembangan kendaraan masa depan, keduanya memberi bukti bahwa pendidikan bermakna lebih dari angka di atas ijazah.
Di panggung Wisuda ke-131 ITS, mereka berdiri tegak. Tapi cerita sesungguhnya justru dimulai setelah toga dilipat dan aula dikosongkan. Seperti yang mereka pesan untuk generasi penerus: temukan potensi diri dan pastikan setiap langkah membawa dampak.
Karena bagi mereka, kampus bukan akhir—melainkan titik tolak untuk memberi makna lebih bagi masyarakat.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0