Hindari Kerusakan, Ini Trik Jumper Aki Mobil Saat Darurat

Ida Farida
Oct 29, 2024

Ilustrasi jumper aki. Foto: ist

terlalu dekat dengan kipas atau komponen bergerak di ruang mesin, karena bisa berbahaya meskipun mesin dalam keadaan mati.

Matikan Semua Perangkat Listrik – Pastikan semua perangkat listrik seperti radio, lampu, AC, dan aksesoris lainnya dalam kondisi mati di kedua mobil. Letakkan transmisi mobil pada posisi "P" (Parkir) dan aktifkan rem parkir. Pastikan kedua mobil sudah dalam kondisi mati sebelum memulai proses jumper.

Hubungkan Kabel Positif (+) – Sambungkan salah satu ujung kabel jumper positif (biasanya berwarna merah) ke terminal positif (+) pada aki mobil yang mati, dan ujung lainnya ke terminal positif (+) pada aki mobil yang memberikan bantuan.

Hubungkan Kabel Negatif (-) – Sambungkan kabel jumper negatif (biasanya berwarna hitam) ke terminal negatif (-) pada aki mobil pemberi bantuan, dan ujung satunya lagi ke bagian ground (sasis atau logam tanpa cat) di mobil yang mati. Hindari menyambungkannya langsung ke terminal negatif aki yang mati, untuk mengurangi risiko ledakan akibat percikan api.

Nyalakan Mesin Mobil Pemberi Bantuan – Hidupkan mesin mobil pemberi bantuan, dan biarkan menyala dengan kecepatan sekitar 2.000 rpm selama beberapa menit untuk memberikan daya yang cukup ke aki mobil yang mati.

Hidupkan Mobil Anda – Setelah beberapa menit, coba nyalakan mobil yang akinya mati. Jika berhasil menyala, biarkan mesin hidup selama beberapa saat sebelum melepaskan kabel jumper.

Lepas Kabel dengan Urutan Terbalik – Setelah mobil Anda berhasil menyala, lepaskan kabel jumper dalam urutan terbalik, dimulai dari kabel negatif (-) terlebih dahulu, kemudian kabel positif (+).

 

Penting untuk Diketahui:

Meskipun berhasil menghidupkan mobil dengan cara jumper, perlu diingat bahwa ini hanya


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0