Wakil Ketua Komisi I Fraksi Partai Demorat DPR RI, Anton Sukartono Suratto. Foto: ist
"Meskipun demikian, kami juga menekankan pentingnya pengelolaan yang bijaksana serta diplomasi yang cerdas untuk memaksimalkan manfaat dari keanggotaan ini, tanpa mengorbankan kepentingan nasional," jelas Anton.
Anton juga menambahkan bahwa Indonesia, dengan kebijakan luar negeri bebas aktif, harus tetap menjaga prinsip-prinsip kedaulatan dan independensi meskipun telah bergabung dengan BRICS. Ia menegaskan peran Indonesia sebagai pengimbang dalam organisasi internasional yang dominan serta memperkuat kolaborasi bilateral dengan anggota BRICS lainnya.
Sebagai informasi, Indonesia secara resmi diterima sebagai anggota penuh BRICS, yang diumumkan oleh pemerintah Brasil. Kementerian Luar Negeri Brasil menyatakan bahwa Indonesia memiliki aspirasi yang sama dengan negara-negara anggota BRICS lainnya, yakni untuk mereformasi institusi pemerintahan global dan berkontribusi pada kerja sama negara-negara Selatan (Global South).
Keanggotaan Indonesia disetujui dalam pertemuan puncak BRICS di Johannesburg pada 2023, dan Brasil, yang memegang presidensi kelompok ini pada 2025, menyatakan dukungannya terhadap keanggotaan Indonesia.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0