Tenun Sikka sering dimaknai sebagai persatuan antara pemerintah dan masyarakat. Foto: Pemkab Sikka
3. Tenun Sumba
Sesuai dengan namanya, kain tenun Sumba berasal dari Pulau Sumba, NTT. Motif Sumba dikenal dengan pola yang besar dan sering kali menampilkan kuda, kerbau, burung, dan manusia yang melambangkan kekuatan, keberanian, dan kedekatan dengan alam. Tenun ini juga menggambarkan status sosial, di mana pada motif tertentu hanya boleh dipakai oleh kaum bangsawan atau tetua adat. Tenun Sumba digunakan dalam upacara-upacara penting seperti pernikahan, pemakaman, dan ritual penghormatan leluhur dengan makna perlindungan.
4. Tenun Songket
Tenun Songket berasal dari Sumatra khususnya daerah Palembang dan Minangkabau. Motif Songket biasanya berbentuk geometris atau flora dan dibuat menggunakan benang emas atau perak. kain tenun Songket sering dianggap sebagai simbol status sosial yang tinggi dan keagungan. Dahulu kain tenun Songket hanya digunakan oleh kalangan tertentu seperti kalangan kerajaan atau bangsawan. Motif ini juga melambangkan kemewahan, kemakmuran, dan kekuatan spiritual.
5. Tenun Tapis
kain tenun Tapis adalah kain tenun khas Lampung yang dihiasi dengan sulaman benang emas atau perak. Motif pada kain tapis biasanya berupa pola geometris, flora, fauna, atau simbol-simbol adat. Kain ini dianggap sebagai simbol kemuliaan, kekayaan, dan status sosial yang tinggi. Di kalangan masyarakat Lampung, kain tapis dipakai oleh perempuan saat upacara adat seperti pernikahan
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0