Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PAI Kemenkomdigi, Syofian Kurniawan. Foto: Humas KemenKomdigi
KOSADATA - Pemerintah melalui Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika (PAI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) gencar melakukan pemblokiran konten perjudian online. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PAI Kemenkomdigi, Syofian Kurniawan terus mengampanyekan bahaya judi online yang akan membuat bobol atau menguras uang penggunanya.
“Judol adalah penipuan. Judol bikin bobol!” ujar Syofian Kurniawan dalam keterangannya, Kamis (14/11/2024) di Jakarta.
Sejak 2017 hingga 14 November 2024, ungkapnya, Kemenkomdigi telah menangani 5.169.537 konten terkait perjudian, termasuk pemblokiran terbaru terhadap dua akun media sosial influencer yang memiliki puluhan ribu pengikut.
Akun @katakstvns70 dengan 20,2 ribu pengikut dan @polamisteri dengan 17,6 ribu pengikut diblokir karena mempromosikan judi online.
“Sejak 2017 hingga 14 November 2024, kami telah menangani 5.169.537 konten perjudian, dengan 4.451.041 di antaranya berupa situs dan IP,” katanya.
Dari Rabu (13/11/2024) hingga Kamis (14/11/2024) saja, Direktorat PAI berhasil memblokir atau menurunkan 6.939 konten judi online berkat patroli siber dan laporan masyarakat. Secara akumulatif, sejak 20 Oktober hingga 14 November 2024, total 290.169 konten judi online telah ditakedown. Rinciannya adalah 268.261 pada website dan IP, 12.054 di platform Meta, 6.095 di file sharing, 2.412 di Google/YouTube, 1.214 di platform X, 74 di Telegram, dan 38 di TikTok.
Syofian juga mengungkapkan keprihatinannya atas meningkatnya paparan judi online di kalangan anak-anak. “Lebih dari 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun terpapar konten judi melalui berbagai
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0