Mentan Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan pers. Foto: ist
Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Komjen Pol Setyo Budiyanto, menyampaikan bahwa ketiga pelaku diduga kuat telah melakukan penyimpangan anggaran pada direktorat pembiayaan Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan. Kasus ini berpotensi menyebabkan kerugian negara yang cukup signifikan.
"Selain itu, ada kemungkinan keterlibatan pihak lain, sehingga kami akan terus menelusuri praktek serupa di lingkup Kementan," kata Setyo.
Brigjen Pol Kurniawan Arfandi, Inspektur Investigasi Kementerian Pertanian, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengungkap praktek percaloan di Kementan. Kurniawan menambahkan bahwa pihaknya juga telah membuat laporan pengaduan sebagai dasar untuk memulai pemeriksaan lebih lanjut.
"Hingga saat ini, kami masih melakukan koordinasi dengan Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk mengembangkan kasus dugaan tindak pidana Korupsi yang melibatkan uang pelicin ini," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengambil langkah tegas dengan mencopot tiga pegawai yang terlibat dalam kasus itu dalam waktu hitungan menit. Langkah cepat itu diambil untuk memperkuat komitmen Kementan dalam menjaga integritas dan memberantas praktek KKN.
"Tadi malam kami menerima laporan, dan pagi ini kami panggil mereka. Dalam waktu lima menit, saya langsung mencopot ketiga pegawai tersebut karena terbukti menerima uang suap sekitar Rp10 miliar. Kasus ini sudah dalam proses penanganan hukum," ungkap Mentan.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0