Foto: ist
“Jangan sampai aset satu triliun dolar AS itu diposisikan murni sebagai aset korporasi, sehingga jika terjadi kerugian dianggap sebagai risiko bisnis belaka. Harus tetap bisa diaudit BPK, diperiksa KPK, dan diawasi DPR,” tegasnya.
Mulyanto juga menyinggung lemahnya penerapan sistem merit dalam pengelolaan BUMN. Ia menyindir keputusan pengangkatan petinggi di Pertamina dari kalangan dewan pembina partai politik sebagai bentuk intervensi politik yang mengikis profesionalisme.
“Yang muncul di publik justru kekhawatiran, bahwa pengelolaan Danantara ini bisa dijadikan alat politik elektoral. Itu yang harus dihindari,” kata anggota Komisi VII DPR RI periode 2019–2024 itu.
Ia menutup pernyataannya dengan menyerukan komitmen nyata dari pemerintah untuk menjaga integritas pengelolaan aset negara. “Komitmen ini ditunggu publik. Pemerintah harus membuktikannya.”***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0