Penuhi Gizi, Pesantren Persis Tarogong Libatkan Santri dan Orangtua di Dapur MBG

Abdillah Balfast
May 16, 2025

Pesantren Persis Garut libatkan orang tua santri dalam dapur MBG. Foto: ist

berjalan, belum ada keluhan berarti dari para santri maupun wali. Kalaupun ada, datang dari siswa PAUD yang belum terbiasa dengan sayur. “Kami anggap itu bagian dari edukasi gizi sejak dini,” ujar Ustadzah Ainurjannah, pengasuh pondok.

 

Deputi 1 PCO M Isra Ramli menyebut pengelolaan Dapur MBG yang sesuai SOP Badan Gizi Nasional sebagai bentuk antisipasi dini. “Isu keracunan sangat sensitif. Ke depan, evaluasi harus terus dilakukan agar zero accident bisa tercapai,” ujarnya.

 

Selain meninjau dapur, rombongan PCO juga menyambangi café Kopi 76 yang dikelola alumni, serta berdialog dengan guru dan siswa. Karena kunjungan dilakukan hari Kamis—saat para siswa menjalani puasa sunnah—menu MBG tak disantap langsung. “Kita siapkan roti, buah, dan susu yang tahan sampai berbuka,” kata Ida.

 

Kepala Bappeda Garut, Didit Fajar Putradi, yang hadir mewakili Bupati, menilai program ini mendekatkan layanan pangan ke penerima manfaat. “Garut butuh lebih dari 300 Dapur MBG. Kami siap siapkan lahannya, pusat siapkan programnya,” ujarnya.

 

Program MBG merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. Komunikasi dan sosialisasinya di lapangan menjadi tanggung jawab Kantor Komunikasi Kepresidenan, lembaga nonstruktural yang dibentuk lewat Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2024.***


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0