Mereka juga harus melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang dan mengikuti prosedur darurat yang ditetapkan.
Profesi Masinis membutuhkan tanggung jawab dan disiplin tinggi. Untuk menjaga kualitas tersebut, Kai secara rutin memberikan pembinaan kepada para Masinis dan keluarga mereka.
Tujuan dari pembinaan keluarga Masinis, khususnya istri Masinis adalah agar mereka memahami tugas dari seorang Masinis menuntut konsentrasi dan stamina yang baik.
Sehingga pada saat berada di rumah, keluarga dapat memberikan dukungan kepada Masinis seperti istirahat yang cukup dan asupan makanan dengan gizi yang baik.
Pembinaan biasanya dilakukan langsung kepada istri atau keluarga Masinis yang dipanggil secara bergantian atau melalui virtual meeting.
Selain itu, Kai juga sangat peduli atas kesehatan pekerjanya. Setiap tahun, Kai selalu rutin mengadakan program Medical Check Up (MCU) dan tindak lanjut pendalaman dan pengobatan hasil MCU.
MCU sendiri adalah pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk mengetahui kondisi kesehatan terkini dari pekerjanya, sehingga perusahaan dapat menentukan kemampuan pekerjanya dalam melakukan suatu pekerjaan yang dilihat dari sisi kesehatan.
Hal ini penting untuk mencegah penyakit atau kecelakaan yang mungkin ditimbulkan akibat bahaya yang muncul di lingkungan kerja.
"Menjadi Masinis tidak mudah, ada perjalanan panjang yang harus dilalui untuk bisa menjalani profesi yang satu ini. Mulai dari syarat, proses rekrutmen, sampai langkah terakhir hingga resmi menjadi Masinis," ujarnya.
Peran seorang Masinis bukan hanya sekedar mengemudikan Kereta api tapi mereka lah sosok yang sangat penting dalam menjaga kelancaran dan
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0