Sembilan Langkah DKI Hadapi Ancaman Bencana Banjir

Yan Aminah
Feb 19, 2024

Isnawa Adji (kiri) bersama sejumlah petugas membersihkan sedimen lumpur di kali. Fofo: FB Isnawa Adji

sampah yang didominasi dengan sampah batang pohon kayu dan bambu agar tidak sampai ke pusat kota Jakarta hingga ke lautan. Bukan hanya efektif dalam menyaring sampah, Saringan Sampah Ciliwung juga bekerja sebagai pengolahan sampah yang hasilnya dapat menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara bernama refuse derived fuel (RDF).

D. Di kawasan hilir Jakarta, Kementerian PUPR telah membangun Stasiun Pompa Ancol Sentiong berkapasitas 50.000 liter/kubik yang dapat mereduksi potensi banjir seluas 879 hektar yang berada di tujuh kecamatan di Jakarta

2. Pengerukan lumpur pada kali/sungai/waduk/situ oleh Dinas SDA
Dinas SDA mengerahkan sebanyak 240 unit alat berat untuk mengeruk kali/sungai dan mengurangi sedimentasi lumpur sebagai upaya antisipasi banjir jika debit air hujan tinggi. Pengerukan dilakukan pada waduk/situ untuk meningkatkan kapasitas daya tamping air. Kegiatan ini telah dilakukan sepanjang tahun sejak Januari hingga Desember 2023.

3. Optimalisasi pengoperasian sarana dan prasarana pengendali banjir

Dinas SDA menyiagakan sebanyak:
- 845 pintu air di 589 lokasi
- 578 unit pompa stasioner di 202 lokasi
- 557 unit pompa mobile

4. Apel dan gladi kesiapsiagaan menghadapi musim hujan

BPBD DKI Jakarta telah melaksanakan kegiatan ini di 5 (lima) Kota/Kab. Adm. di Jakarta pada bulan November 2023. Apel diikuti oleh ratusan personel gabungan bertujuan untuk mengecek kesiapan kondisi personel dan peralatan dalam menghadapi musim penghujan di Jakarta.

5. Pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan bencana di tingkat kelurahan
BPBD DKI Jakarta mengecek kesiapan elemen pendukung penanganan bencana yang telah didistribusikan BPBD ke kantor-kantor kelurahan seperti tenda, velbed, perahu PE, dayung, pelampung, dll. Selain itu juga dilaksanakan simulasi pendirian tenda


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0