Kasubbag Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Subang, Brevo Hadiansyah menerima formulir tanggapan dan masukan masyarakat dari Laskar Indonesia. Foto: ist
KOSADATA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang, Jawa Barat telah melantik 150 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK terpilih belum lama ini. Namun, seleksi PPK Subang ini menuai polemik.
Pasalnya, ada salah satu peserta dengan nilai CAT tertinggi tapi gagal lolos seleksi. Sehingga, sejumlah kalangan masyarakat menuding seleksi PPK Subang tidak objektif.
Sekretaris Laskar Indonesia, Elang Joko Kundarto mengatakan, ada salah satu peserta dengan nilai CAT tertinggi tidak lolos dan tidak terpilih sebagai PPK yang dilantik kemarin. Menurutnya, KPU tidak memberikan penjelasan atau pengumuman terkait nilai hasil dari wawancara seleksi PPK Subang.
“Rekrutmen PPK, PPS dan Panwaslu kecamatan masih menyisakan polemik dimasyarakat,” kata Elang Joko Kundarto pada awak media, Minggu (19/5/2024).
Menurutnya, polemik tersebut justru akan mengganggu kelancaran proses pilkada di Kabupaten Subang, khususnya terkait kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara pilkada nanti.
Ia juga menegaskan bahwa proses rekruitmen yang tidak profesional dapat merusak proses pilkada dan hilangnya kepercayaan publik kepada penyelenggara.
“Proses rekrutmen PPK, PPS dan Panwaslu kecamatan yang tidak profesional hanya karena kedekatan dapat merusak proses pilkada dan hilangnya kepercayaan publik kepada penyelenggara nanti," tandasnya.
Selain itu, sekretaris Laskar Indonesia juga mengeluhkan terkait diloloskanya calon peserta dan juga mantan Ketua PPK Cikaum berinisial K yang viral diduga menerima suap dan juga rencana jahat penggelembungan suara
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0