Tingkatan Salat versi Imam Ibnul Qayyim, Anda Termasuk yang Mana?

Peri Irawan
Sep 19, 2023

Pendakwah KH Abdullah Gymnastiar. Foto: Daaruttauhid

di pikirannya itu maksiat dan rencana-rencana berbuat dosa. Salat secara lahiriyahnya sudah benar tapi batinnya kosong saja, tidak ada kenikmatan di dalamnya.

 

Yang ketiga adalah orang yang dimaafkan salatnya oleh Allah SWT. Beda dengan tingkatan kedua, orang ini justru sungguh-sungguh, semangat melawan bisikan setan untuk menjaga kekhyusukan salatnya. Orang seperti ini berada dalam Salat dan perjuangan, dan Allah Maha Tahu perjuangan hamba-Nya ini, sehingga dihargai ikhtiarnya.

 

Yang keempat adalah orang yang mendapat pahala dari salatnya. Ia memfokuskan hatinya untuk menghamba kepada Rabb-nya. Ia sangat paham dengan bacaan Salat dan menikmatinya.

 

Terakhir, tingkatan paling tinggi, adalah orang yang berkat salatnya dekat dan jadi kekasih Allah. Ia mencurahkan segala pikiran dan hatinya untuk mencapai kekhyusukan yang sempurna. Ia melihat Allah dengan hatinya, seolah-olah ia berada dihadapan Allah, dan tahu Allah melihatnya. Inilah tingkatan salatnya waliyullah yang mesti dicita-citakan kita semua.

 

"Sahabatku, mari kita cek Salat kita masing-masing. Jika kita masih merasa Salat kita penuh kekurangan, segera perbaiki. Mulai dari perbaiki wudhu, kemudian bertekad ingin Salat yang khusyuknya sempurna, dan nikmati setiap bacaan dan gerakan Salat. Ketika imam salam, harusnya kita sedih karena sudah selesai sesi pertemuan kita dengan Allah," tuturnya. ***


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0