Momen seremoni “Load Out & Sail Away” struktur topside Anjungan OOA yang dihadiri SKK Migas, Pertamina Hulu Energi, Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, PHE ONWJ, Meindo Elang Indah dan Bea Cukai Bintan. Foto: dok. Pertamina
Menariknya, PHE ONWJ juga memasang panel surya berkapasitas 14,22 kilowatt di Anjungan OOA, sebagai sumber listrik operasional di tengah laut. Muzwir Wiratama, General Manager PHE ONWJ, menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap pengembangan energi ramah lingkungan di sektor migas.
“Penggunaan energi surya ini menjadi contoh nyata bahwa produksi migas bisa dilakukan secara lebih bersih dan berkelanjutan,” kata Muzwir.
Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor nasional PT Meindo Elang Indah ini dilaksanakan dengan standar keselamatan ketat, baik di laut maupun di fasilitas darat. Proses pengiriman topside diperkirakan akan tiba di lokasi kerja pada 6 Juli 2025, untuk kemudian dilakukan instalasi fondasi, jacket, serta pemasangan pipa bawah laut.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menambahkan bahwa perusahaan terus melakukan inovasi dan kolaborasi guna mendukung target produksi minyak nasional 1 juta barrel per hari, sejalan dengan program pemerintah menuju swasembada energi dan target net zero emission 2060.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0