Nara Puncak, Foto: Ist
KOSADATA - Daerah puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah dengan kualitas tanah yang baik untuk industri pertanian. Suasana yang sejuk karena berada pada ketinggian, dapat menghasilkan bermacam-macam hasil bumi, seperti sayuran dan tanaman lainnya.
Melihat potensi pertanian yang cukup bagus itu, sebuah lokasi agronomi bernama Nara Puncak yang terletak di Kecamatan Megamendung kini tengah mengembangkan pertanian organik dengan sistem Integrated Farming. Nama Nara sendiri sudah tidak asing dalam dunia pertanian organik dan edukasi wisata perkebunan, yakni Nara Kupu Village di Kota Depok dan Nara Kupu Jogja di Sleman, DIY.
"Nara Puncak ini adalah bagian dari Nara Kupu Village yang ada di Depok, dan ada juga Nara Kupu Jogja di DIY. Nah saat ini kami juga mengembangkan sistem Integrated Farming di Megamendung Bogor dan sudah sekitar tiga bulan berjalan," ujar Field Manager Nara Puncak, Deni Efriyansah dalam keterangannya, Rabu (17/4/2024).
"Dari mulai perencanaan pembukaan lahan, pengolahan Lahan, pembuatan pupuk organik, penyemaian benih tanaman penanganan panen sampai pemasaran produk ke wilayah ibu kota DKI jakarta," sambungnya.
Lebih lanjut Deni menjelaskan, Nara Puncak mengembangkan pertanian menggunakan dua sistem terdiri dari sistem olah tanah dan sistem hidroponik. Sementara itu, kata Deni, Komoditas yang di budidayakan Kebun Nara Puncak saat ini terdiri dari tanaman Pakcoy, tomat, terong, cabai dan tanaman lainnya.
Menurut Deni, di Indonesia kini hanya sekitar 29 persen lahan pertanian yang memiliki kandungan bahan organik dua sampai tiga persen.
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0