Gus Baha. Foto: ist
Selain itu, dalam hal jumlah zakat, Gus Baha mengungkapkan bahwa dirinya selalu memberikan lebih dari ukuran minimal 2,5 kg beras. "Saya zakat selalu 3 kg, tidak pernah 2,5 kg. Karena 2,5 kg itu pas-pasan. Makanya, zakat pertama saya 3 kg, sekarang 5 kg," ungkapnya.
Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an LP3IA Narukan, Rembang, Gus Baha dikenal luas dengan pendekatan dakwahnya yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat. Anjuran ini menjadi salah satu refleksi dari pemahamannya terhadap esensi zakat fitrah dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.***
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0