Kondisi TPST Bantargebang. Foto: KPNas
Hans Gerth dan C. Wright Mills, Character and Social Structure: The Psychology of Social Institutions (1953: 480) menekankan batas-batas yang dapat diberikan sejarah terhadap manusia. “Manusia adalah jenis makhluk yang unik, dalam arti dia juga merupakan berkembangan historis. Sehubungan dengan perkembangan inilah dia harus ditemukan, dan disini tidak ada rumusan tunggal yang cocok bagi mereka. Anatomi serta psikis tidak menentukan peruntungannya.
Lebih lanjut kedua pakar itu; “Dia menciptakan nasibnya sendiri disaat menanggapi situasi yang dialaminya, dan situasi serta pengalaman itu merupakan hasil sejarah yang rumit dimana dia berperan. Inilah sebabnya mengapa dia tidak menciptakan nasibnya sendiri sebagai individu, tetapi sebagai suatu anggota masyarakat. Hanya dalam batas-batas tempatnya dalam masa sejarah, manusia sebagai individu dapat membentuk dirinya, tetapi kita belum tahu lagi, kita tidak akan pernah tahu, batas-batas di mana manusia secara kolektif dapat memperbaiki kembali diri mereka sendiri”.
“Penjahat itu tidak pernah membangun negara. Mereka hanya memperkaya diri sendiri sambil merusak negara”, kata Nelson Mandela mantan Presiden Afrika Selatan. Hal ini bisa diidentikan dengan “Penjahat itu tidak pernah memperbaiki pengelolaan sampah dan lingkungan. Mereka hanya memperkaya diri sendiri sambil merusak sistem pengelolaan sampah. Karena ujungnya sampah jadi malapetaka, menghancurkan lingkungan, mengancam kesehatan manusia dan kepunahan makhluk lain, seperti biota air akibat leachate tak terkendali.
Hal ini bisa dilihat TPST Bantargebang, bahwa anggaran besar, triliun rupiah per tahun, ratusan alat berat, ribuan truk sampah, ribuan tenaga kerja, kantor megah, dll tidak menjamin pengelolaan sampah bisa baik dan benar sesuai ketentuan peraturan perundangan. Apalagi bagi
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0