Fransiscus Go saat menyampaikan materi pelatihan. Foto: Ist
Kondisi itu membuat pendidikan Vokasi kurang mendapat tempat di masyarakat. Pendidikan yang menekankan pada keahlian ini, dipandang sebelah mata. Mereka yang menempuh jalur pendidikan ini dianggap “warga kelas dua” dan dinilai kurang cukup cerdas dibandingkan dengan mereka yang menempuh pendidikan akademik.
Namun seiring dengan perkembangan zaman, dunia pendidikan juga dituntut untuk berubah. Orientasi pada pendidikan akademik mengalami pergeseran. Kenyataan menunjukan, gelar sarjana ternyata tidak menjamin mendapatkan pekerjaan. Banyak lulusan sarjana masih menganggur. Setidaknya itu terbukti dari hasil survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukan, hingga Februari 2023, ada 12 persen, atau sekitar 958.800 sarjana menjadi pengangguran dari total pengangguran sebanyak 7,99 juta.
Ada banyak faktor yang menyebabkan besarnya pengangguran dari lulusan sarjana. Penelitian McKinsey, UNESCO, dan ILO menemukan adanya kesenjangan antara sistem pendidikan dengan dunia kerja di Indonesia. Kesenjangan tersebut terjadi karena kompetensi lulusan yang dihasilkan lembaga pendidikan, tidak sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Kompetensi menjadi hal penting, untuk meraih pasar kerja. Terlebih, di era sekarang ini, dimana arus mobilitas tenaga kerja antar negara semakin tinggi. Banyak pekerja asing yang masuk dan bekerja di Indonesia. Akibatnya, persaingan kerja semakin ketat. Kesempatan kerja yang tersedia di dalam negeri, akan diperebutkan oleh pekerja asing yang jauh lebih siap dibanding angkatan kerja Indonesia, baik dari segi kualitas, profesionalisme dan kompetensinya.
Pentingnya Vokasi
Disinilah, pentingnya pendidikan Vokasi, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas SDM dan menjawab kebutuhan dunia
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0