Fransiscus Go saat menyampaikan materi pelatihan. Foto: Ist
Lembaga pendidikan perlu merancang program yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Sedangkan sektor swasta dapat berperan dalam memberikan pelatihan dan peluang kerja bagi lulusan Vokasi. Masyarakat lokal juga harus mendukung inisiatif ini dengan menghargai pentingnya pendidikan dan memotivasi generasi muda untuk mengambil bagian dalam program Vokasi.
Upgrade Lewat Vokasi
Pendidikan Vokasi di daerah perbatasan bukan hanya tentang memberikan keterampilan praktis, tetapi juga dapat mendorong terciptanya teknologi tepat guna yang dapat mengolah hasil produk lokal daerah. Di wilayah perbatasan banyak produk lokal yang belum dapat dikembangkan secara maksimal. Padahal produk tersebut memiliki prospek pasar yang menjanjikan.
Ambil contoh di wilayah perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT), ada banyak produk unggulan wilayah tersebut. Salah satunya, vanilli. Tanaman rempah ini termasuk termahal di dunia setelah saffron. Vanili kerap disebut sebagai emas hijau,lantaran nilai ekonomis dan harga jual yang tinggi. Pada 2020 lalu saja, harga biji vanili bisa mencapai USD 200/kg. Tren ekspor produk ini juga tumbuh positif. Bahkan pada 2019, Indonesia menempati eksportir terbesar dunia setelah Madagaskar dan Prancis.
Nusa Tenggara Timur merupakan termasuk daerah yang mampu menghasilkan vanili berkualitas baik. Daerah yang paling banyak menghasilkan vanili salah satunya Flores. Namun sayangnya, komoditi belum dikelola dengan baik. Bahkan vanili Flores belum masuk dalam komoditas ekspor. Perlu ada pengembangan komoditas vanili Flores agar masuk dalam komoditas ekspor. Saat ini komoditas di Flores yang masuk dalam komoditas ekspor baru kakao
Lirik Sholawat Waqtu Sahar, Lengkap dengan Terjemahan
SISI LAIN Jan 29, 2024Rekrutmen PPSU di Jakarta Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Tahapannya
MEGAPOLITAN Jun 23, 2025Oseng-oseng Madun, Warung Betawi Sederhana, Terkenal se-Jagat Maya
KULINER Feb 25, 2023Filosofi Iket Sunda yang Penuh Makna
SENI BUDAYA Mar 03, 2024
Comments 0